Keberadaan Air Tanah dalam Perkembangan Kependudukan Kawasan Industri

98

Keberadaan Air Tanah dalam Perkembangan Kependudukan Kawasan Industri

        Air merupakan salah satu kebutuhan yang utama bagi kelangsungan hidup manusia. Kebanyakan penduduk melakukan pengambilan air tanah yang mengakibatkan kebutuhan akan air semakin besar. Hal ini dikarenakan akibat adanya pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin tinggi. Permasalahan air bersih merupakan hal yang paling fatal bagi kehidupan manusia, dimana setiap hari manusia membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari, misalnya minum, mandi, mencuci, memasak dan sebagainya. Kebutuhan akan air yang semakin besar mendorong manusia untuk mencari pengganti sumber air bersih seperti air sungai yang sebenarnya sudah mulai tercemar akibat berbagai macam limbah. Hal ini menyebabkan manusia tetap menggunakan air tanah sebagai sumber air utama untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Dampak dari peralihan penduduk yang menggunakan air sungai menjadi air tanah sebagai kebutuhan akan air bersih, maka bermunculan sumur-sumur galian. Selain itu terdapat pengeboran sumur untuk perkembangan kegiatan industri yang identik dengan keperluan kebutuhan air dalam melakukan proses produksinya.

Keberadaan Air Tanah dalam Kependudukan Perkembangan Kawasan Industri

Pengambilan Air Tanah

      Kegiatan pengambilan air tanah yang berlebihan akan menjadi sumber utama timbulnya berbagai masalah air tanah pada daerah urban. Dalam kehidupan ini, kebutuhan akan air terbesar adalah kebutuhan harian, lalu kebutuhan pertanian (irigasi), dan kebutuhan dalam proses industri. Seiring berjalannya laju pertumbuhan dan pertambahan manusia, kebutuhan juga akan semakin meningkat. Oleh karena itu, dalam proses menyeimbangkan angka pertumbuhan penduduk dengan kebutuhan air bersih yang otomatis akan terus meningkat, maka harus segera dilakukan tindak solusi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan air bersih tersebut. Seiring berjalannya waktu, air tanah yang merupakan sumber utama air bersih bagi manusia, semakin hari menujukkan tingkat pencemaran yang signifikan oleh limbah-limbah berbahaya bagi kesehatan manusia. Air tanah yang ideal merupakan air tanah yang mampu mengisi air sungai, namun kini justru berkebalikan, air tanahlah yang diisi oleh air sungai, yang sebenarnya air sungai tersebut cenderung rawan terhadap pencemaran air. Turunnya muka air tanah merupakan dampak pengambilan air tanah yang berlebihan. Hal ini menyebabkan muka air tanah melebihi muka air sungai yang berakibat pada mudahnya polutan yang berasal dari sungai masuk ke dalam air tanah. Pencemaran polutan pada air tanah ini dapat mengganggu kesehatan bagi yang mengkonsumsi airnya.

Perkembangan kawasan industri

        Perkembangan kawasan industri adalah proses dimana suatu kawasan industri dikembangkan dengan segala hasil produksinya. Kawasan industri merupakan kawasan yang paling banyak menggunakan kebutuhan akan air tanah untuk melakukan proses produksinya. Selain itu, area sekitar kawasan industri merupakan area kawasan yang padat penduduknya, sehingga kebutuhan akan air bersih juga sejalan dengan pertumbuhan penduduk pada area tersebut. Hal ini membuat air bersih sangat dibutuhkan oleh penduduk sekitar, namun air tanah yang ada pada area kawasan industri sangat rawan oleh pencemaran limbah sisa hasil produksi. Adapun limbah yang sering dibuang oleh banyak industri adalah limbah cair, dimana limbah tersebut tidak dapat diprediksi dalam setiap pembuangannya. Selain itu air limbah yang dikeluarkan oleh industri-industri dalam jumlah besar dibuang dalam bentuk endapan lumpur. Adapun penanganan limbah industri harus dilakukan dengan melakukan pembuangan ke tempat khusus di dalam tanah. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak dari buruknya pencemaran limbah industri terhadap kelestarian air tanah. Adanya kelangsungan kelestarian air tanah yang baik, tentunya membuat manusia terhindar dari berbagai macam penyakit.