Tips Agar Gadget Tak Mengakar Kuat di Tangan Anak-Anak

7

         Di era yang sekarang ini pasti semua kalangan sudah mengenal dan mempunyai gadget, dari kalangan anak kecil, dewasa hingga tua. Dulu gadget menjadi suatu barang yang tersier, dimana orang yang mempunyai gadget hanyalah orang-orang tertentu. Sekarang gadget menjadi sebuah kebutuhan bagi setiap orang, gadget menjadi barang yang harus dibawa kapanpun dan dimanapun. Pasti cemas apabila gadget lupa dibawa saat bepergian.

        Dengan gadget yang disambungkan dengan internet, informasi dari berbagai belahan dunia dapat diakses. Namun jaman now ini banyak yang menggunakan gadget secara berlebihan. Saat sudah bermain gadget mereka akan lupa dengan sekelilingnya mereka terlalu sibuk dengan gadgetnya. Bahkan anak-anak yang masih TK dan PAUD yang seharusnya masih asik bermain mobil-mobilan serta aneka mainan anak lainnya, mereka justru malah bermain gadget. Sungguh gadget telah membuat seseorang menjadi ketergantungan. Dengan gadget seseorang yang jauh akan terasa dekat karena adanya layanan telepon ataupun video call. Namun seseorang menjadi sering mengabaikan orang lain yang nyata-nyata ada didekatnya. Saat ini banyak event-event pertemuan atau reuni tapi mereka tidak berbagi pengalaman mereka saat mereka berpisah, namun mereka hanya sekedar foto bersama dan segera menguploadnya dengan gadgetnya masing-masing.

        Anak-anak jaman now sudah begitu terpengaruh akan adanya gadget. Bermain game sampai berlarut-larut, sampai mereka lupa makan karena asik dengan gadget. Apapun yang mereka lakukan akan di upload di media sosial, mulai dari aktivitas bangun tidur sampai dengan tidur lagi. Memang tidak ada salahnya memberikan gadget kepada anak. Akan  tetapi, dampak radiasi yaitu adanya cahaya yang muncul dilayar sangat rentan bagi anak-anak. Sehingga banyak anak kecil yang matanya sudah minus. Sebagai orang tua hendaknya membatasi anaknya dalam bermain gadget. Jangan sampai hanya karena gadget anak-anak menjadi susah memahami suatu pelajaran dan tidak peka terhadap lingkungan sekitar. Karena untuk ukuran anak-anak yang masih labil, pastinya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi.

      Jangan sampai anak-anak mengakses berbagai hal yang negatif seperti gambar-gambar porno dan hal-hal seperti tawuran dan banyak lagi karena itu akan mempengaruhi emosi anak. Sehingga orang tua perlu memberikan perhatian lebih kepada anak. Penggunaan gadget yang berlebihan juga akan mempengaruhi kemampuan berkomunikasi seorang anak. Hal ini dikarenakan anak tersebut terlalu sering diam dengan gadgetnya tanpa menjalin komunikasi dengan orang lain. Lalu bagaimana sih agar anak yang masih berusia 3-6 tahun agar tidak ketergantungan dengan gadget. Pertama, mulai dekati anak itu dan ajaklah untuk bermain mainan tradisional. Kedua, berilah batasan waktu bagi anak untuk bermain gadget, jangan dibiarkan terlalu lama karena akan menyebabkan anak semakin kecanduan dan tidak mau jauh dari gadget. Ketiga, berilah waktu luang untuk anak, jangan sampai jika anda terlalu sibuk dengan pekerjaan anda, hingga melupakan waktu perhatian anda kepada anak.

       Jika anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan kedua orang tua, anak tersebut akan lebih banyak sibuk dengan orang tua ketimbang gadgetnya. Sesekali mungkin ajaklah anak untuk lebih mengenal alam semesta, seperti piknik ke kebun binatang atau suatu tempat yang dapat menimbulkan rasa keingin tahuan. Dengan begitu mereka juga akan sedikit lupa dengan gadgetnya. Selain itu ajaklah anak untuk bermain atau berinteraksi dengan teman-temannya. Dengan banyak teman kemungkinan hal tersebut akan membuat anak lupa dengan gadgetnya, mereka lebih sibuk dengan teman-temannya dan bisa belajar peka terhadap lingkungannya.